| Volume 1 (of 2nd edition of Bergey’s Manual): The Archaea, Genera bakteri fototropik dan dekat percabangan dengan archaea |
| Archaea-dibagi dua phyla |
| 1 |
Crenarchaeota- phylum yang beragam terdiri dari organisme termofilik dan hipertermofilik dan juga beberapa organisme yang tumbuh di laut pada suhu rendah sebagai picoplankton |
| 2 |
Euryarchaeota- terdiri dari terutama prokariot metanogenik dan halofilik dan uga prokariot termofilik, pereduksi sulfur |
| Bakteri |
| 1 |
Aquificae – phylum yang terdiri dari bakteri autotropik yang menggunakan hidrogen sebagai sumber energi; sebagian besar adalah bakteri termofilik |
| 2 |
Thermatogae – phylum yang terdiri dari bakteri gram negatip, fermentatif termofilik, anaerobik.; mempunyai asam lemak yang tidak umum |
| 3 |
Deinococcus-Thermus – phylum ini meliputi bakteri dengan resistensi luar biasa terhadap radiasi dan organisme termofili |
| 4 |
Chloroflexi – phylum ini terdiri dari bakteri yang seringkali disebut bakteri nonsulfur hijau; beberapa melakukan fotosintesis anoksigenik (anoxygenic), sedangkan yang lain bakteri respiratori dan bergerak secara gliding; mempunyai peptidoglikan yang tidak biasa dan tidak mempunyai liposakarida dalam membran luarnya |
| 5 |
Chloroflexi – phylum ini terdiri dari bakteri yang seringkali disebut bakteri nonsulfur hijau; beberapa melakukan fotosintesis anoksigenik (anoxygenic), sedangkan yang lain bakteri respiratori dan bergerak secara gliding; mempunyai peptidoglikan yang tidak biasa dan tidak mempunyai liposakarida dalam membran luarny |
| 6 |
Cyanobacteria-phylum yang terdiri dari bakteri fotosintetik oksigenik |
| 7 |
Chlorobi- phylum ini terdiri dari bakteri fotosintetik anoksigenik yang dikenal sebagai bakteri sulfur hijau |
| Volume 2: |
| Proteobacteria – hanya satu phylum disebut Proteobacteria, yang terdiri dari banyak ragam bakteri gram negatip |
| Volume 3: |
| Bakteri gram positip dengan kandung G+C rendah – hanya satu philum disebut Firmicutes; seluruhnya mempunyai kandungan G+C 50%; kecuali mycoplasma, yang tidak mempunyai dinding sel, seluruhnya adalah gram positip; meliputi genera yang menghasilkan endospora |
| Volume 4: |
| Bakteri gram positip dengan kandungan G+C tinggi – mencakup phylum Actinobacteria; mempunyai kandungan G+C 50-55%; meliputi bakteri filamentous (actinomycetes) and bakteri dengan dinding sel yang tidak biasa (mycobacteria) |
| Volume 5: |
| Planctomycetes, Spriocheates, Fibrobacteres, Bacteroidetes, dan Fusobacteria- campuran dari berbagai jenis kelompok filogenetik dengan percabangan dekat yang tidak harus berhubungan satu sama lain walaupun seluruhnya gram negatip |
| 1 |
Planctomycetes |
| |
phylum terdiri dari bakteri dengan sifat tidak biasa, termasuk dinding sel yang tidak mempunyai peptidoglika dan sel dengan nukleoid yang diselimuti membran; |
| |
membelah dengan bertunas dan membentuk tonjolan (appendages) yang disebut stalks |
| 2 |
Chlamydiae |
| |
phylum terdiri dari patogen intraseluler |
| |
obligat yang mempunyai siklus hidup unik; patogen ini tidak mempunyai peptidoglikan |
| 3 |
Spirochaetes |
| |
phylum terdiri dari bakteri berbentuk heliks dengan morfologi dan motilitas unik |
| 4 |
Bacteroides |
| |
phylum yang terdiri dari sejumlah bakteri penting secara ekologis |