| Penilaian filogeni mikroba (Assessing Microbial Phylogeny) | |
| Kronometer molekuler (Molecular chronometers)- | |
| asumsi bahwa laju perubahan adalah konstan merupakan asumsi yang tidak tepat; mungkin asumsi yang tepat, laju perubahan gen tertentu adalah konstan | |
| Pohon filogenetik (Phylogenetic trees) | |
| > | membuat percabangan yang menghubungkan titik (nodes), yang merupakn unit taksonomi, seperti spesies atau gen; akar pohon merupakan titik yang bertindak sebagai tetua (nenek moyang) untuk seluruh organisme yang sedang dianalisis |
| > | dibuat dengan membandingkan urutan molekuler dan perbedaan dinyatakan sebagai jarak evolusioner; kemudian organisme dikelompokkan untuk menentukan tingkat hubungan; atau tingkat hubungan dapat diduga dengan analisis parsimony yang mengasumsikan bahwa perubahan evolusioner organisme tertentu terjadi sepanjang jalur terpendek dengan perubahan paling sedikit terhadap tetuanya |
| rRNA, DNA, dan protein sebagai indikator filogeni | |
| > | Koefisien asosiasi (Association coefficients) dari kajian rRNA adalah suatu ukuran tingkat hubungan (relatedness) |
| > | Urutan penanda oligonukleotida (Oligonucleotide signature sequences) terdapat di sebagian besar atau seluruh anggota kelompok filogenetik tertentu dan jarang atau tidak pernah ada di dalam kelompok lain bahkan yang dekat sekali pun; berguna pada tingkat kingdom atau domain |
| > | Kajian kesamaan DNA jauh lebih efektif pada tingkat genus dan spesies |
| > | Urutan protein kurang dipengaruhi oleh perbedaan kandung G+C pada organisme tertentu |
| > | Analisis tiga tipe molekult tidak selalu menghasilkan pohon evolusi yang sama |
| Taksonomi polifasik (Polyphasic taxonomy) | |
| > | Menggunakan kisaran luas informasi fenotipik dan genotipik untuk mengembangkan skema taksonomi |
| > | Teknik dan informasi yang digunakan tergantung pada tingkat resolusi taksonomi yang diinginkan (contoh, teknik serologis baik untuk mengidentifikasi galur, tetapi tidak baik untuk tingkat genera atau spesies. |